Kursus Program Studi Kajian Gender UI

UNIVERSITAS INDONESIA
PROGRAM PASCASARJANA (Interdisiplin)
PROGRAM STUDI KAJIAN GENDER

bekerjasama dengan

PUSAT KAJIAN WANITA DAN GENDER

The Graduate Program in Gender Studies
in cooperation with The Women and Gender Studies Center
(Brosur dalam bentuk PDF dapat didownload di sini).

Program Studi Kajian Gender1 berada di bawah naungan Program Pascasarjana, Universitas Indonesia, didirikan pada November 1990 sebagai penyelenggara program pendidikan kajian perempuan dan gender di tingkat magister.

Visi
Menjadi lembaga rujukan terdepan di tingkat nasional dan internasional untuk pengembangan konseptual kajian perempuan dan gender di Indonesia, dalam rangka memperjuangkan terciptanya masyarakat adil gender

Misi
Menghasilkan peserta pendidikan dan lulusan yang memiliki kemampuan analisis-kritis, serta mampu menelurkan hasil kajian yang dapat memberikan rekomendasi praktis, konseptual dan strategis dalam menelaah relasi gender dan situasi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan

Program Magister
Program Magister dirancang untuk 4 semester (2 tahun), tetapi mahasiswa yang istimewa dan mampu mengatur waktu dengan baik dapat menyelesaikan studi dalam waktu 3 semester.

Kekhususan A/Akademik:
Kajian Gender dan Rekonstruksi Pengetahuan
Diarahkan pada pendalaman dan pengembangan pemahaman konseptual, teori dan rekonstruksi ilmu pengetahuan. Disediakan bagi mahasiswa atau wakil institusi yang berminat dalam telaah konseptual-akademik, misalnya para pengajar di perguruan tinggi yang mengarahkan diri pada pengembangan penelitian dan ilmu-ilmu dasar, peneliti di perguruan tinggi/ lembaga penelitian, dan pihak-pihak lain yang lebih berminat menekuni pengembangan teori.
Kekhususan B/Profesional:
Pengarusutamaan Gender dan Transformasi Sosial
Diarahkan pada penguatan kemampuan kritis dan ketrampilan untuk menganalisis kebijakan dan program, sekaligus merekomendasikan strategi pengembangan kebijakan dan program adil gender. Disediakan bagi mahasiswa yang berminat dalam kegiatan praktis di lapangan, wakil birokrasi baik kalangan eksekutif-legislatif-yudikatif yang lebih banyak bergerak dalam pengembangan dan implementasi kebijakan/program.

Kurikulum Program Magister

KEKHUSUSAN A
KEKHUSUSAN B
Semester I
Sensitivitas gender dan pengantar kajian gender (3)
Teori-teori feminis dalam ilmu-ilmu sosial (4)
Metodologi penelitian kajian gender (4)
Agama dan spiritualitas (3)

Semester I
Sensitivitas gender dan pengantar kajian gender (3)
Teori-teori feminis dalam ilmu-ilmu sosial (4)
Metodologi penelitian kajian gender (4)
Agama dan spiritualitas (3)
Semester II
Kajian perempuan dan gerakan perempuan untuk keadilan gender di Indonesia, Asia dan Global (4)
Paradigma feminis dan rekonstruksi ilmu pengetahuan (4)
Wacana tubuh dan seksualitas (3)
Aspek bio-psiko-sosial perilaku manusia (3)
Semester II
Gender, politik dan akses terhadap keadilan (4)
Pengembangan penghidupan dan keberdayaan ekonomi (3)
Pengarusutamaan gender dalam kebijakan kesehatan, pendidikan dan lingkungan (4)
Panduan dan latihan pengembangan program (3)

Semester III
Tugas lapangan (3)
Seminar Tugas Akhir (3)
Penulisan Tugas Akhir dan Ujian (6)

Semester III
Tugas lapangan (3)
Seminar Tugas Akhir (3)
Penulisan Tugas Akhir dan Ujian (6)
Semester IV
Seminar Tugas Akhir (3) – kelanjutan
Penulisan Tugas Akhir dan Ujian (6)
Semester IV
Seminar Tugas Akhir (3) – kelanjutan
Penulisan Tugas Akhir dan Ujian (6)

Mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi, tugas utama Kajian Gender UI adalah menyelenggarakan pendidikan di tingkat magister. Meski demikian, disadari adanya karaktersitik kebutuhan berbeda dari berbagai kalangan dalam masyarakat. Ada pihak-pihak yang lebih memerlukan kursus singkat dalam berbagai topik berbeda untuk memperkuat keahlian dalam bidang pendidikan atau kerja yang telah ditekuni atau didalami. Ada pula yang memerlukan pemahaman mengenai isu perempuan dan gender melalui kursus-kursus singkat, baru kemudian berminat menindaklanjuti dengan mengikuti kuliah magister.

KURSUS SINGKAT BULANAN 2011
JADWAL DAN BIAYA KURSUS

Kursus dilaksanakan sebulan sekali, di awal bulan. Untuk tahun 2011, kursus dilaksanakan mulai bulan Agustus. Kecuali disebutkan berbeda, semua kursus dilaksanakan dalam 5 hari kerja, Senin-Jumat, pk. 09.00 – 16.00, dalam total 14 sesi, dengan masing-masing sesi kurang lebih berlangsung 120 menit. Biaya kursus adalah Rp. 1.250.000,-/peserta, kecuali untuk kursus yang berlangsung 2 minggu (10 hari), dan kursus berbahasa Inggris untuk pengguna bahasa Inggris (5 hari), yang keduanya berbiaya Rp. 2.000.000,-

Penelitian Kajian Gender
Senin 1 Agustus s/d Jumat 6 Agustus 2011

Kursus bertujuan memfasilitasi peserta untuk menguasai kekhususan penelitian kajian gender, yang selain dimaksudkan untuk memperoleh pemahaman konseptual mengenai fenomena perempuan dan relasi gender, juga memiliki signifikansi strategis untuk pemberdayaan perempuan dan keadilan gender.
Paradigma ilmu-ilmu sosial dan penelitian
Karakteristik penelitian kajian perempuan dan gender
Identifikasi masalah, perumusan pertanyaan penelitian, tujuan dan signifikansi
Tipe-tipe penelitian dan tinjauan metode-metode penelitian
Penjabaran langkah-langkah metodologis
Pengenalan analisis gender
Pengenalan prinsip analisis data
Tugas penyusunan proposal mini

Analisis Gender Untuk Penguatan Program
Senin 12 September s/d Jumat 16 September 20112

Kursus bertujuan memfasilitasi peserta mengetahui prinsip-prinsip dalam analisis gender untuk penguatan program, sehingga memiliki modal dalam mengembangkan analisis gender untuk penguatan program yang dipastikan responsif gender.
Dasar kebijakan pemberdayaan perempuan dan pengarusutamaan gender
Perencanaan dan evaluasi program dalam siklus program secara terintegrasi
Pengenalan feminisme sebagai perspektif
Metode atau teknik-teknik analisis gender (Harvard, Moser, Longwe, Kabeer, hingga GAM dan GAP serta Proba)
Pengenalan prinsip dan konsep anggaran responsif gender
Praktik dan refleksi penggunaan pendekatan-pendekatan berbeda

Penelitian Kajian Gender Untuk Kebijakan
Senin 3 Oktober s/d Jumat 7 Oktober 2011

Kursus bertujuan memfasilitasi peserta untuk memiliki modal dasar dalam melaksanakan penelitian kebijakan untuk keadilan gender.
Reviu karakteristik penelitian kajian perempuan dan gender
Karakteristik penelitian kebijakan, karakteristik penelitian kajian gender untuk kebijakan
Kesepakatan internasional serta kebijakan nasional mengenai kesetaraan gender sebagai perspektif
Isu-isu strategis yang relevan untuk rekomendasi dan advokasi kebijakan juga didiskusikan
Pengenalan singkat analisis gender dalam penelitian kebijakan
Beberapa contoh ragam penelitian kebijakan
Tugas penyusunan proposal mini

Teori-teori feminis dan kajian gender
Senin 31 Oktober s/d Jumat 4 November 2011

Kursus bertujuan membekali peserta dengan konsep-konsep dasar dari berbagai teori feminis agar peserta memahami keterkaitannya dengan konsep-konsep terkini yang digunakan oleh birokrat terkait pengarusutamaan gender.
Perkembangan teori feminis dalam ilmu-ilmu sosial
Prinsip dan konsep-konsep dasar teori feminis (liberal, radikal, Marxis-sosialis, psikoanalisis, eksistensialis, post-modern, hingga multikultural-global dan ekofeminisme)
Kaitan teori feminis dengan kajian gender di bidang akademis, dan dengan berbagai konsep dan pendekatan kebijakan (analisis gender, pengarusutamaan gender dan anggaran responsif gender)
Refleksi pribadi, ilustrasi kasus, pemutaran film, diskusi, refleksi terhadap pandangan teori yang berbeda-beda dll

”Gender construction and
the faces of Indonesian women”
Senin 7 November s/d Jumat 11 November 2011
Rp. 2.000.000,-

Kursus berbahasa Inggris untuk orang asing atau pengguna bahasa Inggris. Mohon lihat bagian akhir dari uraian mengenai kursus.

Narasumber dan Fasilitator (dalam urutan abjad):

Gadis Arivia, Dr (teori kajian gender/feminis)
Iklilah Muzzayanah, M.Si (kajian agama, metodologi penelitian, analisis gender)
Kristi Poerwandari, Dr (metodologi penelitian, teori kajian gender/ feminis, psikologi gender)
Musdah Mulia, Prof, Dr (kajian agama)
Niken Lestari, M.Si (gender, media dan teknologi)
Nur Iman Subono, MA (gender dan politik, gender dan media)
Ruth Eveline, M.Si (analisis gender, metodologi penelitian)
Shelly Adelina, M.Si (analisis gender, teori kajian gender/feminis)
Sri Kusyuniati, PhD (analisis gender, teori kajian gender/feminis)
Sulistyowati Irianto, Prof, Dr (antropologi hukum, teori hukum feminis)
Wakhit Hasim, M.Si (kajian agama)
Narasumber lain sesuai dengan keahlian dan topik khusus yang disediakan dalam kursus

KURSUS SINGKAT BULANAN 2012
JADWAL DAN BIAYA KURSUS

Agama dan spiritualitas dalam perspektif keadilan
Senin 9 Januari 2012 s/d Jumat 20 Januari 2012
(2 minggu, biaya Rp. 2.000.000/peserta)

Kursus bertujuan memfasilitasi peserta untuk memiliki modal konseptual dalam membicarakan isu gender, agama dan spiritualitas, dan dapat menggunakan telaah agama dengan perspektif keadilan dalam membedah berbagai isu sosial dalam masyarakat.
Perbedaan dan persamaan konsep agama dan spiritualitas
Islam dalam teks, ajaran dan praktik
Menafsirkan Al Quran untuk isu gender
Metodologi membaca dan memahami Hadis
Problematika Fikih dan perkembangannya
Konsep dasar dan prinsip dasar Agama Kristen
Isu gender dalam ajaran Kristen
Konsep dasar dan prinsip dasar Agama Katolik
Isu gender dalam ajaran Katolik
Konsep dasar dan prinsip dasar Agama Hindu dan Budha
Isu gender dalam ajaran Hindu dan Budha
Aliran kepercayaan dan agama minoritas
Radikalisme dalam agama-agama
Posisi Negara dalam persoalan agama

Jadwal kursus untuk topik-topik lain akan disampaikan kemudian.

Anggaran responsif gender
Kursus bertujuan memfasilitasi peserta untuk menguasai prinsip penganggaran responsif gender dalam teori dan praktik, baik dalam perencanaan program maupun evaluasinya.
Kebijakan nasional dan landasan hukum pemberdayaan perempuan dan pengarusutamaan gender
Sejarah gerakan dan teori feminis sebagai perspektif
Kebijakan dan program dalam siklusnya, dari perencanaan dan evaluasi
Sistem serta mekanisme perencanaan dan penganggaran di Indonesia
Mengintegrasikan perspektif adil gender dalam penganggaran (konsep dan penyusunan Gender Budget Statement serta langkah-langkah selanjutnya)
Pemantauan dan evaluasi sebagai bagian terintegrasi dari program

Kelompok sasaran: Individu dan/atau kelompok, mewakili pribadi atau lembaga, yang telah cukup mendalami kajian gender atau bergerak dalam bidang penyusunan, pelaksanaan atau evaluasi program.

Teknologi Informasi untuk Pengorganisasian Komunitas
Bervisi memastikan keadilan gender dalam pemanfaatan teknologi informasi, tujuan kursus adalah memfasilitasi peserta untuk mampu mengembangkan kegiatan penguatan perempuan dan pengorganisasian komunitas melalui teknologi informasi.
Perkembangan teknologi informasi terkini dalam berbagai bentuk dan fungsi
Isu gender dalam penguasaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan mengenali perilaku informasi perempuan.
Analisis kebutuhan komunitas
Beberapa pilihan dan fungsi pemanfaatan perangkat keras dan lunak untuk mendukung kegiatan/program, mengembangkan dan mengombinasikan berbagai sumber informasi konvensional dan elektronik
Sharing dari lembaga yang telah memanfaatkan teknologi informasi untuk penguatan kelompok perempuan akar rumput dan marjinal
Menyusun strategi penggunaan teknologi informasi yang adil gender dan dapat didayagunakan secara optimal

Konstruksi gender atas seksualitas manusia
Kursus bertujuan untuk memfasilitasi peserta memahami kompleksitas seksualitas sebagai fenomena biologis-psikologis-sosial yang dipengaruhi oleh konteks sosial-budaya-ekonomi hingga ideologi politik dan agama; serta memahami situasi khusus perempuan dalam konstruksi demikian.
Aspek bio-fisiologis dari seksualitas, dari seksualitas umum hingga ke kasus-kasus khusus (misalnya interseks)
Tinjauan teori terintegrasi dan konsep-konsep dasar untuk menelaah konstruksi sosial atas seksualitas
Seksualitas laki-laki sebagai norma dan implikasinya terhadap perempuan: mitos dan stereotipe tentang perempuan
Heteronormativitas dan implikasinya pada kelompok seksual minoritas
Panel: seksualitas dalam tinjauan agama, biologi, dan psiko-sosial
Hukum dan kebijakan mengenai seksualitas dan implikasi konstruksi sosial atas seksualitas terhadap kebijakan
Beberapa isu terkini dalam konteks Indonesia dan kerangka analisisnya

Kelompok sasaran: individu dan/atau kelompok, mewakili pribadi atau lembaga, akademisi, pekerja LSM, pihak-pihak yang bekerja dalam isu gender, kesehatan, seksualitas, atau yang ingin memahami kompleksitas pemahaman dan perilaku masyarakat terkait seksualitas, dan berbagai implikasinya.

Penelitian Kajian Gender*)
Analisis Gender Untuk Penguatan Program*)
Penelitian Kajian Gender Untuk Kebijakan*)
Teori-teori feminis dan kajian gender *)
Penjelasan ringkas tentang kursus telah diuraikan dalam bagian sebelumnya.

Informasi lain mengenai Program Studi Kajian Gender, PPs-Universitas Indonesia

Kajian Gender UI menyediakan kursus, pelatihan, lokakarya dan kerjasama penelitian untuk berbagai topik terkait kajian perempuan dan gender, sesuai dengan kebutuhan lembaga yang menginginkan kerjasama.

Biaya Pendidikan Program Magister:
Biaya Operasional Pendidikan (BOP)/Semester Rp. 11.000.000,-
Dana Pengembangan (hanya dibayarkan satu kali di semester satu) Rp. 5.000.000,-

Kajian Gender UI melaksanakan kerjasama dengan lembaga lain yang dapat menyediakan beasiswa terbatas (50% dari biaya operasional pendidikan/BOP) bagi peminat pendidikan program magister yang telah lulus seleksi dan mengalami kesulitan untuk mengikuti pendidikan tanpa dukungan beasiswa. Satu kerjasama yang sedang berlangsung untuk 2011 – 2013 adalah dengan Indika Energy Tbk. Beasiswa memiliki persyaratan khusus. Bagi yang memerlukan beasiswa dapat menghubungi prodi untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Untuk biaya kursus, mohon mengirim transfer ke:

Bank : BNI UI Depok
Rekening No : 0206198688
Atas Nama : Shelly Adelina Alwie

Pengelola Program
Ketua : Kristi Poerwandari, Dr, Psikolog
Sekretaris : Shelly Adelina, M.Si

Pengajar/Narasumber:

Ani Soetjipto MA
Anita Rahman, MHum
Arimbi Heropoetri, SH, LLM
Atashendartini Habsjah, MA
Aquarini Priyatna P, PhD.
Augustine Dwi Sukarlan, M.Si
Bambang Rustanto, Dr.
Fentiny Nugroho, PhD
Gadis Arivia, Dr.
Joas Adiprasetya, Dr.
Kristi Poerwandari, Dr.
Iklilah Muzzayanah DF, M.Si
Ida Ruwaida, Dr
Irwan Hidayana, MA
Irwanto, Prof. Dr.
Leli Nurrohmah, M.Hum
Maria Yosefina Mantik, Dr
Musdah Mulia, Prof. Dr
Nani Nurrachman, Dr.
Nasaruddin Umar, Prof. Dr
Nur Iman Subono, MA
Ratna Batara Munti, MSi
Rahayu S. Hidayat, Prof, Dr.
Ruth Eveline, M.Si
Saparinah Sadli, Prof. Dr
Shelly Adelina, M.Si
Sjamsiah Achmad, MA
Sri Moertiningsih A, Prof. Dr
Syafiq Hasyim, MA
Sulistyowati Irianto, Prof. Dr
Widjajanti M. Santosa, Dr.
Yustina Rostiawati, M.Hum
Zulminarni, MS

Serta nama-nama lain yang tidak dapat disebutkan secara lengkap untuk topik-topik dan keperluan-keperluan lebih khusus.
PUSAT KAJIAN WANITA DAN JENDER UNIVERSITAS INDONESIA
DEWAN PENASIHAT: Prof T.O.Ihromi (emeritus), Prof. Saparinah Sadli (emeritus), Prof L.M. Gandhi-Lapian (emeritus), Sjamsiah Ahmad MA, Achie Sudiarti Luhulima MA, Dr. Kristi Poerwandari
KETUA : Prof. Dr. Sulistyowati Irianto
TIM PENELITI : Tien Handayani Nafi, S.H., M.Si.; Dr. Lim Sing Mej; Lidwina Inge Nurtjahyo, S.H., M.Si.; Theresia Dyah Wirastri, S.H., M.A.; Anastasia Cindy, S.H., Tirtawening Parikesit, S.H., Iva Kusuma S.H.MHum

Pusat Kajian Wanita dan Jender Universitas Indonesia (selanjutnya disingkat PKWJ UI) adalah suatu lembaga nir-laba, dan dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan akses keadilan perempuan melalui kegiatan akademik yang berperspektif gender. Dalam perjalanannya PKWJ UI melakukan kerja sama dengan berbagai institusi dan individu yang berasal dari lembaga universitas (dalam dan luar negeri), lembaga penelitian, pemerintah, LSM perempuan termasuk Lembaga Bantuan Hukum, dan para penegak hukum.

Lembaga ini memiliki visi untuk menjadi lembaga penelitian rujukan terdepan dalam studi perempuan yang bertujuan memajukan hak perempuan dan aksesnya kepada keadilan dalam kerangka penegakan demokrasi, sesuai dengan standar hak asasi manusia perempuan. Sementara itu misinya adalah: (1) memberi kontribusi pengembangan teoretikal kepada studi perempuan melalui dilakukannya penelitian dan publikasi; (2) memberi kontribusi dalam bentuk rekomendasi bagi pembentukan kebijakan dan legislasi yang dapat memperbaiki kehidupan perempuan dan membebaskannya dari bentuk-bentuk perlakuan diskriminatif dan kekerasan.

Pada awalnya tujuan dari dari dibentuknya PKWJ UI adalah untuk menyatukan beberapa lembaga kajian perempuan yang sudah ada di Universitas Indonesia, yaitu Program Pascasarjana Kajian Wanita, Kelompok Kerja Convention Watch, Kelompok Studi Wanita dan Unit Kajian Gender dan Pembangunan. Keempat lembaga ini memiliki fokus area yang berbeda-beda.

Setelah melakukan berbagai macam aktivitas dan mengalami berbagai proses perkembangan dan pematangan diri, pada akhirnya PKWJ UI sepenuhnya menjadikan dirinya sebagai lembaga penelitian dan publikasi. Fokus kajiannya lebih pada isu perempuan dan hukum. Hal ini sedikit banyak disebabkan banyak pegiatnya adalah juga dosen-dosen di Fakultas Hukum, khususnya dosen yang berada di bawah bidang studi “Hukum, Masyarakat dan Pembangunan”, Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Pada tahun 2010 Universitas Indonesia menunjuk PKWJ menjadi salah satu lembaga riset yang berada langsung di bawah universitas.

—ooo—

”Gender construction
and the faces of Indonesian women”

Monday, November 7 to Friday, November 11, 2011
Rp. 2.000.000,-/person

The course is intended to non-Indonesian or english-speaking audience to provide them with the pictures of current faces of Indonesian women and its gender construction.
Introduction about Indonesia
The faces of Indonesian women reflected from statistics
Gender construction in Indonesia from the perspectives of multiculturalism
Gender construction from the perspectives of national policy
Gender construction in media/pop-culture
The construction of women and gender relations in the perspectives of Islam
The construction of women and gender in the perspectives of other religions
Some current issues: women in health, gender, laws and politics, women in poverty
Women of minority groups, including women of sexual minority
Current situation of Women’s and Gender Studies in Indonesia and its future vision and challenges

Resource persons/facilitators (tentative):
Kristi Poerwandari, Dr; Gadis Arivia, Dr; Sulistyowati Irianto, Prof, Dr; Sjamsiah Achmad, MA; Sri Kusyuniati, PhD

Untuk informasi lebih lanjut, mohon menghubungi:
Program Studi Kajian Gender, Program Pascasarjana Universitas Indonesia

For further information, please contact:
The Graduate Program in Gender Studies,
Universitas Indonesia

Gedung Rektorat UI lantai 4, Jl. Salemba Raya 4
Jakarta 10430 INDONESIA
Telp: 62-21-3160788, 3907407, Faks: 62-21-3907407
E-mail: pskgender@ui.ac.id; kajiangender@gmail.com
Website: http://pskw.pps.ui.ac.id

One response to this post.

  1. Posted by retno on 10 Juni 2011 at 4:52 AM

    apakah fungsi dan misi kedepan nya dalam mempelajari kajian perempuan ini??

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: